Samsung Akan Luncurkan Galaxy S8 April 2017

Samsung sebagai pabrikan yang mempelopori dan mendominasi pasar smartphone Android memang tidak pernah kehabisan cara untuk menjawab kebutuhan pasar. Tahun ini, produsen smartphone asal Korea tersebut berencana akan meluncurkan produk terbaru mereka yang merupakan penerus dari varian Galaxy yang menjadi andalan mereka.

Betul sekali, apalagi kalau bukan Samsung Galaxy S8. Tepatnya pada bulan April 2017 ini, Samsung dikabarkan akan segera merilis Samsung Galaxy S8 ini ke pasaran. Perang gadget antara smartphone Android dengan Apple pun tampaknya akan semakin memanas, mengingat Apple baru saja merilis seri iPhone 7 dan iPhone 7+ beberapa waktu lalu.

Kabar ini tentu memunculkan beberapa spekulasi tentang inovasi apalagi yang akan ditawarkan Samsung pada varian nya kali ini. Ya, Samsung memang dikenal sebagai produsen smartphone yang kerap meluncurkan produk dengan cepat dibandingkan dengan pabrikan lainnya. Lantas, bagaimana kira-kira gambaran tentang varian terbaru Samsung yang akan dirilis bulan depan ini?

Next Generation Dari Galaxy S7?

Samsung Galaxy S8 diperkirakan rilis tahun ini

Samsung Galaxy S8 diperkirakan rilis tahun ini

Banyak yang menduga-duga tentang akan seperti apa kira-kira inovasi yang dilakukan Samsung pada Samsung Galaxy S8 nanti. Para penggila gadget di seluruh dunia memang telah menduga tentang hal ini mengingat varian Galaxy S7 juga belum lama diluncurkan beberapa waktu lalu.

Jika berkaca dari pengalaman sebelumnya, varian Galaxy S7 memang belum memenuhi ekspektasi para gadget freak. Inovasi yang digadang-gadang akan disertakan pada S7 pun ternyata nihil. Oleh karena itu, banyak yang berharap Samsung akan menebusnya di Samsung Galaxy S8 ini.

Untuk urusan harga, tampaknya pabrikan asal Korea yang satu ini masih belum bisa bersaing. Sebab banyak sekali pabrikan asal Cina yang menjual produk premium mereka dengan harga yang jauh lebih miring ketimbang Samsung. Jadi inovasi menjadi satu-satunya senjata Samsung untuk produk terbarunya ini.

Prediksi Fitur Terbaru di Samsung Galaxy S8

Layar menekuk yang jadi andalan sejak seri Samsung Galaxy S6 Edge

Layar menekuk yang jadi andalan sejak seri Samsung Galaxy S6 Edge

  • Layar Lebih Tajam
    Banyak yang berspekulasi, jika Samsung Galaxy S8 bakal menggunakan layar yang lebih tajam dengan resolusi yang lebih tinggi ketimbang S7. Jika mengacu pada persaingan dengan para vendor rivalnya, ada kemungkinan Samsung akan menggunakan layar dengan resolusi 4K.
  • Kamera Depan Lebih Baik
    Galaxy S7 memiliki kamera depan dengan resolusi sebesar 5MP. Itu pun dengan fitur dan kemampuan standar. Kedepannya, penggila Samsung berharap akan ada perbaikan dalam hal kamera depan. Seperti resolusi yang lebih besar, dukungan LED flash serta kemampuan optical image stabilization.
  • Memori Internal Lebih Besar
    Jika pada Samsung Galaxy S7 memiliki memori internal 32 GB dan 64 GB, maka untuk Galaxy S8 diharapkan untuk memberikan ruang lebih lega. Setidaknya, Samsung bisa seperti vendor tetangga yang menawarkan memori internal hingga 128 GB. Tentunya tanpa perlu menghilangkan selot memori eksternal.
  • Baterai Tahan Lebih Lama
    Ini bukan masalah kapasitas baterai yang menjadi sumber daya. Melainkan kemampuan gadget dalam melakukan efisiensi sumber daya baterai. Pengguna berharap untuk bisa memiliki smartphone yang mampu bertahan setidaknya selama dua hari. Dengan pengisian yang lebih singkat, namun ‘masa hidup’ baterai yang lebih lama.
  • Konektor USB Tipe-C
    Untuk koneksi data menggunakan kabel, Samsung tertinggal selangkah di belakang. Apalagi dalam hal desain, micro USB hanya mendukung posisi satu sisi saja, tidak boleh terbalik. Sementara USB Type-C bisa dibolak-balik, cukup memudahkan terutama dikala sedang terburu-buru. Banyak pengguna berharap. USB Type-C bisa diadopsi oleh Samsung Galaxy S8 mendatang.
  • Kehadiran Iris Scanner dan Fitur Baru Lainnya
    Teknologi iris scanner sudah menjadi rumor sejak lama, dan diharapkan hadir di Galaxy S7. Kenyataannya, teknologi ini belum sepenuhnya siap. Hal tersebut kemudian diharapkan untuk tampil di smartphone Samsung generasi berikutnya. Atau mungkin ada inovasi lainnya yang juga digadang-gadang bakal hadir di smartphone Samsung.
Samsung Galaxy Note 7 yang MELEDAK saat melakukan pengesian daya

Kenapa Samsung Galaxy Note 7 Bisa Meledak?

Belum lama ini, masyarakat dikejutkan dengan kasus smartphone yang bisa meledak ketika sedang mode pengisian (charge). Yap, tidak lain dan tidak bukan yaitu Samsung Galaxy Note 7. Device terbaru keluaran pabrikan asal Korea ini menurut kabar mengalami cacat produksi sehingga memungkinkan terjadi konsleting.

Ini tentu membuat para pengguna smartphone menjadi tidak nyaman. Sebab produsen sekelas Samsung saja bisa membuat kesalahan semacam ini. Bagaimana dengan pabrikan smartphone murah lainnya yang berani menjual dengan harga di bawah Samsung namun dengan spesifikasi yang sama.

Secara tidak langsung ini akan berdampak kepada citra smartphone Android. Selama ini Android selalu diagungkan karena bisa memiliki fitur melebihi iPhone dengan harga yang jauh dibawahnya. Dan atas kejadian ini, Samsung pun segera bertindak cepat demi menjaga kredibilitasnya sebagai pabrikan smartphone Android nomor satu.

Alasan Note 7 Gampang Meledak

Samsung Galaxy Note 7

Samsung Galaxy Note 7

Menanggulangi fenomena ini, Samsung langsung bertindak cepat dengan menarik semua unit Galaxy Note 7 dari pasaran. Dan Samsung pun segera melakukan investigasi mendalam terhadap masalah yang dialami salah satu varian terbarunya tersebut. Namun belum juga keluar pernyataan resmi dari Samsung tentang apa yang menjadi penyebab sebenarnya dari kasus ini, para pakar telah mengeluarkan pendapat mereka.

Berikut adalah analisis dari para pakar tentang mengapa Samsung Galaxy Note 7 bisa meledak ketika dicharge:

  • Masalah Manufaktur
    Dalam sebuah investigasi dengan Consumer Product Safety Commission (CPSC), ditemukan ternyata baterai yang digunakan terlalu besar sehingga ruang yang lebih kecil dapat memicu hubungan arus pendek, panas berlebihan, dan berpotensi menimbulkan api.
  • Fitur Fast Charging
    Baterai yang diisi terlalu cepat membuatnya semakin rentan terkena masalah sebab Samsung masih menggunakan baterai lithium-ion yang berukuran kecil.
  • Desain Simetris
    Namun desain layar lengkung yang simetris di kedua sisinya diprediksi membuat tekanan makin besar pada baterai dan menyebabkan hubungan arus pendek. Ada juga yang bilang bahwa tekanan itu berasal dari pelat isolasi yang diletakkan selama proses manufaktur.

Tips Terhindar Dari Smartphone Meledak

Samsung Galaxy Note 7 yang MELEDAK saat melakukan pengesian daya

Samsung Galaxy Note 7 yang MELEDAK saat melakukan pengesian daya

Sebagai pengguna smartphone yang cerdas (Smart User), sebenarnya kita tidak perlu mengalami ketakutan berlebih atas kasus ‘Bom’ Samsung Galaxy Note 7 ini. Sebab hal semacam ini seharusnya bisa dicegah dengan menggunakan smartphone dengan scara yang baik dan sesuai dengan aturan yang direkomendasikan.

Berikut adalah tips untuk mencegah smartphone meledak:

  • Charge Sambil Dimainkan
    Menggunakan smartphone saat sedang dicharge diklaim sangat berbahaya dan beresiko meledak. Sebab kombinasi panas antara pengisian daya dan penggunaan bisa mengakibatkan panas berlebih yang berbahaya bagi pengguna.
  • Charger Tidak Original 
    Unit charger yang tidak original akan sangat berbahaya. Ini disebabkan dalam charger tidak ori tersebut belum tentu menggunakan perangakt yang regulated yang mencegah aliran arus pendek.
  • Overcharge
    Jangan sampai lupa meninggalkan smartphone ketika sedang melakukan pengisian daya dalam waktu yang lama. Terlebih lagi sampai ditinggal tidur semalaman, sudah banyak sekali kasusnya semacam ini. Power berlebih yang masuk dapat menyebabkan panas dan berisiko memicu ledakan.
  • Baterai Tidak Original
    Hampir sama dengan charger tidak ori, baterai KW pun ternyata memiliki resiko yang sama dalam memicu ledakan akibat panas berlebih yang dihasilkan.
  • Memaksakan Baterai Bocor
    Menggunakan baterai bocor (terutama yang sudah mengembung) sangat beresiko bagi smartphone kita. Siapa yang tau kapan akan terjadi ledakan? Segera ganti baterai anda apabila bentuknya sudah menandakan tidak layak pakai.
Samsung Galaxy S7 Edge, penyempurna produk terdahulu

Galaxy S7, Sebuah Penyempurnaan dari Samsung

Pada 2015 lalu, Samsung telah mengeluarkan produk jagoan mereka di kancah smartphone Android yaitu Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge. Memang varian Galaxy seri S ini memiliki kemampuan yang bisa dibilang menyeluruh jika dibandingkan dengan seri Samsung lainnya. Namun ternyata produksi Galaxy S6 dan S6 Edge ini menuai beberapa kritik tajam dari para penggunanya.

Yang paling menjatuhkan pamor Galaxy S6 dan S6 Edge pada waktu itu adalah ketiadaaan slot memory eksternal. Ini tentu menjadi kesalahan fatal bagi Samsung, mengingat kebutuhan akan slot penyimpanan merupakan hal yag wajib saat ini. Dan belajar dari pengalaman tersebut, Samsung pun akhirnya menebusnya lewat varian terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge.

Biarpun terlihat memiliki penampakan yang tidak jauh berbeda dengan saudara tua nya, Samsung Galaxy S7 Edge ini tenyata hadir untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang dimiliki oleh pendahulunya, Galaxy S6 Edge. Meski begitu, Galaxy S7 Edge ternyata hadir dengan performa yang jauh lebih gahar dibanding S6 Edge. Apa saja yang ditawarkan Samsung pada perangkat terbarunya ini? Simak artikel dibawah selengkapnya.

Menambal Kekurangan S6 Edge

Bentuk fisik terbaru Samsung Galaxy S7 Edge

Bentuk fisik terbaru Samsung Galaxy S7 Edge

Samsung Galaxy S7 Edge hadir dengan harapan bisa menandingi sang rival yaitu Sony Experia Z5. Dalam hal tahan air dan tahan debu, Samsung bisa dibilang berhasil karena berbekal sertifikasi IP68. Tidak cuma itu, Samsung Galaxy S7 Edge rupanya juga membekali diri dengan banyak kelebihan. Fitur seperti kamera Dual Pixel, Fast Charging, Always On Display, dan Chipset Samsung Exynos generasi terbaru rupanya sukses membuat smartphone pabrikan Korea ini menjadi salah satu yang tercepat di kelasnya.

Soal kemampuan tidak perlu diragukan lagi, sebab S7 Edge ini memang ditujukan sebagai penyempurna produk terdahulu mereka yaitu S6 Edge. Namun ada yang mengejutkan dari sisi harga smartphone Samsung ini. Bagaimana tidak, harga Samsung Galaxy S7 Edge hanya dibanderol sekitar Rp. 10.500.000. Ini mengejutkan mengingat Galaxy S6 Edge pada waktu pertama rilis bernilai mencapai Rp. 12.500.000. Dan jangan lupa, secara spesifikasi Samsung Galaxy S7 memiliki kelebihan yang jauh diatas S6 Edge.

Review Performa Samsung Galaxy S7 Edge

Samsung Galaxy S7 Edge, penyempurna produk terdahulu

Samsung Galaxy S7 Edge, penyempurna produk terdahulu

Secara general, sudah terlihat bagaimana perbedaan antara Samsung Galaxy S7 Edge dengan Galaxy S6 Edge. Namun supaya lebih jelas, mari kita bongkar apa saja yang membuat produk terbaru Samsung ini bisa mengungguli pendahulunya. Berikut adalah Spesifikasi Samsung Galaxy S7 Edge:

  • Desain
    Desain fisik yang elegan seperti sang pendahulu, Galaxy S7 disertai dengan layar yang melengkung serta sekujur dilengkapi material kaca yang mengkilap khas ponsel Samsung seri Edge.
  • Software
    Galaxy S7 Edge menjalankan sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow. Dengan interface TouchWiz UI ala Samsung yang kini tampil bersih dan sederhana.
  • Kinerja dan baterai
    Samsung Galaxy S7 Edge diklaim telah dibekali processor Exynos 8 core Exynos 8890 Octa (4 core Mongoose 2,3 GHz + 4 core Cortex-A53 1,6 GHz, GPU ), dengan RAM 4 GB. Menghasilkan performa yang sedikit lebih rendah varian lain dengan Snapdragon 820.
  • Kamera
    Kualitas jepretan Samsung Galaxy S7 Edge ternyata sangat mengagumkan. Berbekal dual kamera dengan kemampuan menangkap gambar dengan sangat baik, hasil jepretan S7 Edge diklaim sebagai yang terbaik di kelasnya.

Kesimpulanya, Samsung Galaxy S7 Edge tak lain adalah produk penyempurna varian Samsung sebelumnya, Galaxy S6 Edge. Bentuk fisik yang sama sekali tak ada perbedaan, dengan perangkat yang juga sama. Terlepas dari itu, Samsung sukses menambal setiap kekurangan yang ada pada Galaxy S6 Edge dengan Samsung Galaxy S7 Edge.